Senin, 17 April 2017

Tugas 2 : Perkembangbiakan Seksual & Aseksual

III.       Perkembangbiakan Seksual & Aseksual

Hasil gambar untuk perkembangbiakann aseksual dan seksual
a.      Penjelasan
Ø  Reproduksi Aseksual
Reproduksi aseksual adalah proses reproduksi sel atau organisme tanpa serikat individu yang terpisah. Beberapa organisme bersel melakukan reproduksi aseksual dengan menyalin dan membelah diri melalui proses mitosis. Reproduksi aseksual bekerja dengan baik untuk organisme di lingkungan stabil yang tidak dapat mencari pasangan. Setiap organisme baru secara genetik identik dengan orang tua.
Ø  Reproduksi Seksual
Reproduksi seksual adalah proses reproduksi sel atau organisme yang membutuhkan baik jantan dan betina. Kebanyakan mamalia, reptil, burung, serangga, dan ikan mereproduksi melalui reproduksi seksual. Reproduksi seksual dipraktekkan oleh sebagian besar organisme yang memiliki jantan dan betina dan dapat mencari jodoh. Hasil reproduksi seksual pada variasi genetik lebih besar dari reproduksi aseksual.
Karena kurangnya variasi genetik dalam reproduksi aseksual, populasi mereka lebih berisiko terhadap penyakit atau perubahan lingkungan. Organisme yang bereproduksi secara seksual, lebih mampu beradaptasi dengan tantangan ini. Ada beberapa spesies yang dikenal untuk mereproduksi baik secara aseksual dan seksual.

b.      Contoh
Ø  Perkembangbiakan Aseksual
o   Pembelahan kembar
Sel membelah membentuk dua sel anak yang mempunyai jumlah sitoplasma yang sama. Dilakukan oleh hampir semua tumbuhan dan hewan tingkat rendah.
o   Kuncupan
Cara ini terdapat pada tumbuhan dan hewan tingkat rendah. Inti sel membelah menjadi dua belah yang sama tetapi sitoplasmanya membelah tidak sama besar. Bagian yang kecil disebut kuncup.

o   Pembentukan spora
Spora adalah sel yang sangat kecil, diliputi dinding selulosa yang keras, biasanya terkumpul dalam struktur pembiakan yang disebut sporangium atau kotak spora. Jika sporangium pecah, spora-spora yang sangat kecil itu akan terbawa angin atau ke tempat-tempat lain tanpa mengalami kerusakan. Jika spora jatuh di tempat yang sesuai maka akan tumbuh menjadi organisme baru.

o   Contoh : bakteri, cendawan, lumut, dan paku-pakuan.

Ø  Perkembangbiakan vegetatif
o   Perkembangbiakan melalui salah satu organ dari tumbuh makhluk hiudp yang kemudian diberi fungsi reproduksi. Organ yang berfungsi reproduksi tersebut dapat berupa akar, batang, daun, atau umbi. Sebagian besar tumbuh mengikuti cara ini. Keuntungan cara perkembangbiakan vegetatif ialah akan didapat individu baru yang identik dengan induknya.
                     -                    Stek : memotong bagian tanaman
o   Contoh :
o   tunas umbi = kentang, tales
o   tunas daun = cocor bebek
o   rhizoma= alang-alang
o   daun = begonia
o   mata = anggur
-                    Mencangkok
-                    Merunduk
-                    Penyambungan atau grafting
-                    Okulasi.


http://www.kelasipa.com/2015/02/sistem-perkembangbiakan-pada-hewan-reproduksi-aseksual-dan-seksual.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar