Senin, 13 Maret 2017

ILMU ALAMIAH DASAR

     Pengertian Ilmu Alamiah Dasar

Ilmu Alamiah Dasar (IAD) dapat diartikan sebagai Ilmu Pengetahuan Alam (natural science) yang mengkaji tentang segala gejala-gejala alam semesta sehingga terbentuklah konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang bersifat esensial. Atau bisa di artikan juga dengan sebuah pengetahuan dasar yang mempelajari alam semesta, dan dapat dikatakan sebagai konsep awal terbentuknya ilmu pengetahuan alam, yang dapat dipelajarinya dengan cara metode-metode atau prinsip-prinsip yang tidak dapat lepas dari kenyataan (realitas).
Kesimpulan pengertian Ilmu Alamiah Dasar dari beberapa tokoh:
a.  Maskoeri  : Ilmu Alamiah Dasar adalah kegiatan untuk mengkaji dan mencari  penemuan atau percobaan tentang keadaan alam dan gejala-gejala di muka bumi dan alam semesta yang nantinya dapat menghasilkan suatu konsep dan prinsip, yang dapat mendorong manusia untuk melakukan kegiatan tersebut berulang-ulang.
b.   H. W. Fowler : Ilmu Alamiah Dasar adalah ilmu yang sistematis dan dirumuskan, yang berhubungan dengan gejala-gejala kebendaan dan didasarkan terutama atas pengamatan dan induksi.
c.   H. ABAU dan A. SUPATMO : Ilmu Alamiah Dasar adalah suatu pengetahuan teori yang diperoleh atau disusun dengan cara yang khusus, yaitu melakukan observasi eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori, eksperimentasi, observasi, dan demikian seterusnya kait-mengait antara cara yang satu dengan cara yang lain. Atau ilmu yang mempelajari alam dengan segala isinya.
           
     Jadi, ilmu alamiah dasar (IAD) adalah ilmu yang mengkaji konsep-konsep dan prinsip dasar yang esensial saja. Beberapa disiplin - disiplin ilmu yang tergolong ilmu alamiah dasar (IAD) adalah fisika, kimia, astronomi, geologi, meteorologi serta biologi.



Perkembangan Alam Pikiran Manusia
            
          Mulai dari rahim ibu, masa setelah dilahirkan, sampai masa dewasa, tubuh manusia mengalami pertumbuhan sedikit demi sedikit. Proses perubahan tersebut dimulai dari bentuk sel yang sangat sederhana pada saat pembuahan, sampai ke bentuk sel yang sangat kompleks. Janin di rahim induk terjadi dari hasil pembuahan sel telur pejantannya. sel telur yang telah dibuahi (zigot) tersebut akan mengalami pembelahan sel, diferensiasi sel sehingga terbentuk janin, dan transformasi bentuk tubuh.bentuk tubuh manusia mengalami perubahan yang sistematis dan teratur sesuai dengan kodratnya sejak bayi hingga dewasa.

Pada masa puberitas, terjadi perubahan fisik yang sangat signifikan, terutama pada tanda-tanda kedewasaan seperti tumbuhnya rambut pada bagian tubuh tertentu dan fungsi genetaliannya. pertumbuhan morfologi wanita pada masa puberitas, yang tidak dialami laki-laki, adalah pinggul membesar,  pinggang meramping, terbentuknya payudara serta datangnya siklus haid. perbedaan  bentuk tubuh dan genetalia tersebut dapat dimaklumi karena secara biologis laki-laki dan perempuan mempunyai peran yang berbeda dalam kehidupannya. Cara orang dewasa mencari pengetahuan umumnya sangat dipengaruhi oleh  pengembangan pegetahuan pada masa kanak-kanak :
o   Masa bayi (0-2 tahun), disebut periode sensori motorik. Pada periode ini perkembangan kecerdasan bayi sangat cepat.
o   Masa kanak-kanak (3-5 tahun), disebut periode praoperasional. pada  periode ini dorongan keingintahuan anak sangat besar, sehingga banyak orang mengatakan bahwa anak pad periode ini adalah “masa bertanya”.
o   Masa Usia sekolah (6 – 12 tahun), disebut periode operasional nyata. Pada masa anak sangat aktif, ditandai dengan perkembangan fisik dan motorik yang baik. Masa ini juga merupakan “masa tenang” karena proses  perkembangan emosional anak telah mendapat kepuasan maksimal sesuai dengan kemampuannya.
o   Masa remaja (13 – 20 tahun ), disebut periode preoperasional formal. Masa inimerupakan masa pertentangan (konflik), baik dengan dirinya sendiri maupun dengan orang dewasa.
o   Masa dewasa (>20 tahun ), masa ini ditandai dengan kemampuan individu untuk berdiri sendiri. Mereka mampu mengendalikan perilaku dengan baik, menempatkan dirinya sebagai anggota dalam kelompok serta merupakan individu yang bertanggungjawab (Tim, 2007:9).



Bagaimana Manusia Berusaha Memuaskan Keingintahuannya

Manusia sebagai makhluk yang memiliki kelebihan dibandingkan pribumi yang lainnya. Yang keingintahuannya.  diberikan kemampuan umtuk berpikir, sehingga terus menggali keingintahuannya. Dan hal yang pertama dilakukan manusia untuk memuaskan keingintahuannya adalah bertanya. Berbagai jenis pertanyaan dilontarkan manusia, dimulai dengan bagaimana, apa, siapa, mengapa, di mana, dan kapan. Jika merasa tidak puas dengan jawaban tersebut selain dengan bertanya, untuk memuaskan keingintahuannya manusia dapat mencari dari berbagai sumber dan media-media sosial yang ada. Rasa ingin tahu dapat menembus batas penalaran yang biasa manusia terima dan akan membongkar setiap detail yang menggerakkan sebuah proses. Semakin manusia mengerti detail, maka akan semakin mengerti prosesnya.



Mitos

Mitos atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang ditokohi  oleh para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia  lain (kahyangan) pada masa lampau dan dianggap benar-benar  terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Mitos juga disebut Mitologi, yang kadang diartikan Mitologi adalah cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan bertalian dengan terjadinya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat, dan konsep dongeng suci. Jadi, mitos adalah cerita tentang asal-usul alam semesta, manusia, atau bangsa yang diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang dalam. Mitos juga mengisahkan  petualangan para dewa, kisah percintaan mereka, kisah perang mereka dan sebagainya. Beberapa contoh Mitos yang ada di Indonesia antara lain :
o   Cerita terjadinya mado-mado atau marga di Nias (Sumatra Utara)
o   Cerita barong di Bali.
o   Cerita pemindahan Gunung Suci Mahameru di India oleh para dewa ke Gunung Semeru yang dianggap suci oleh orang Jawa dan Bali.
o   Cerita Nyai Roro Kidul (Ratu Laut Selatan)
o   Cerita Joko Tarub
o   Cerita Dewi Nawangwulan



Legenda
Legenda (bahasa Latin: legere) adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "sejarah" kolektif (folk history). Walaupun demikian, karena tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan terlebih dahulu bagian-bagiannya dari yang mengandung sifat-sifat folklor
Menurut Buku Sari Kata Bahasa Indonesia, Legenda adalah cerita rakyat zaman dahulu yang berkaitan dengan peristiwa dan asal usul terjadinya suatu tempat. Contohnya: Sangkuriang, Batu Menangis, dan Legenda Pulau Giliraja.



Cerita Rakyat

Cerita rakyat adalah cerita atau kisah yang asal muasalnya bersumber dari masyarakat serta tumbuh berkembang dalam masyarakat di masa yang lampau. Cerita ini menjadi ciri khas (tradisi/budaya) pada bangsa (kota/tempat) tersebut, yang mempunyai kultur budaya dengan keaneka ragaman termasuk didalamnya khasanah kekayaan budaya serta sejarah pada setiap bangsa (kota/tempat) yang diceritakan. Biasanya, cerita rakyat bercerita mengenai suatu peristiwa pada suatu tempat sehingga menjadi legenda asal muasal tempat tersebut. Tokoh yang berperan pada cerita rakyat biasa berwujud manusia, binatang, maupun para dewa.

Contoh cerita rakyat yaitu, Putri Lumbung Kapas, Sesentola Dan Burung Garuda, Asal Mula Ikan Duyung











 referensi :
https://www.academia.edu/16388792/Makalah_Alam_Pemikiran_Manusia
http://dongengceritarakyat.com/pengertian-cerita-rakyat-dan-3-contoh-cerpen-rakyat/
https://id.wikipedia.org/
Ebook Universitas Gunadarma
https://www.academia.edu/9478673/ILMU_ALAMIAH_DASAR