Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu Alamiah Dasar (IAD) dapat
diartikan sebagai Ilmu Pengetahuan Alam (natural science) yang mengkaji
tentang segala gejala-gejala alam semesta sehingga terbentuklah konsep dan
prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip
dasar yang bersifat esensial. Atau bisa di artikan juga dengan sebuah
pengetahuan dasar yang mempelajari alam semesta, dan dapat dikatakan sebagai
konsep awal terbentuknya ilmu pengetahuan alam, yang dapat dipelajarinya dengan
cara metode-metode atau prinsip-prinsip yang tidak dapat lepas dari kenyataan
(realitas).
Kesimpulan pengertian Ilmu Alamiah Dasar dari beberapa
tokoh:
a. Maskoeri : Ilmu Alamiah Dasar adalah kegiatan untuk mengkaji
dan mencari penemuan atau percobaan tentang keadaan alam dan
gejala-gejala di muka bumi dan alam semesta yang nantinya dapat menghasilkan
suatu konsep dan prinsip, yang dapat mendorong manusia untuk melakukan kegiatan
tersebut berulang-ulang.
b. H. W. Fowler : Ilmu Alamiah Dasar adalah ilmu yang sistematis dan
dirumuskan, yang berhubungan dengan gejala-gejala kebendaan dan didasarkan
terutama atas pengamatan dan induksi.
c. H. ABAU dan A. SUPATMO : Ilmu Alamiah Dasar adalah suatu
pengetahuan teori yang diperoleh atau disusun dengan cara yang khusus, yaitu
melakukan observasi eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori,
eksperimentasi, observasi, dan demikian seterusnya kait-mengait antara cara
yang satu dengan cara yang lain. Atau ilmu yang mempelajari alam dengan segala
isinya.
Jadi, ilmu alamiah dasar (IAD) adalah
ilmu yang mengkaji konsep-konsep dan prinsip dasar yang esensial
saja. Beberapa disiplin - disiplin ilmu yang tergolong ilmu alamiah dasar
(IAD) adalah fisika, kimia, astronomi, geologi, meteorologi serta biologi.
Perkembangan Alam Pikiran Manusia
Mulai
dari rahim ibu, masa setelah dilahirkan, sampai masa dewasa, tubuh manusia
mengalami pertumbuhan sedikit demi sedikit. Proses perubahan tersebut dimulai
dari bentuk sel yang sangat sederhana pada saat pembuahan, sampai ke bentuk sel
yang sangat kompleks. Janin di rahim induk terjadi dari hasil pembuahan sel
telur pejantannya. sel telur yang telah dibuahi (zigot) tersebut akan mengalami
pembelahan sel, diferensiasi sel sehingga terbentuk janin, dan transformasi
bentuk tubuh.bentuk tubuh manusia mengalami perubahan yang sistematis dan
teratur sesuai dengan kodratnya sejak bayi hingga dewasa.
Pada masa puberitas, terjadi
perubahan fisik yang sangat signifikan, terutama pada tanda-tanda kedewasaan
seperti tumbuhnya rambut pada bagian tubuh tertentu dan fungsi genetaliannya.
pertumbuhan morfologi wanita pada masa puberitas, yang tidak dialami laki-laki,
adalah pinggul membesar, pinggang meramping, terbentuknya payudara serta
datangnya siklus haid. perbedaan bentuk tubuh dan genetalia tersebut
dapat dimaklumi karena secara biologis laki-laki dan perempuan mempunyai peran
yang berbeda dalam kehidupannya. Cara orang dewasa mencari pengetahuan
umumnya sangat dipengaruhi oleh pengembangan pegetahuan pada masa
kanak-kanak :
o Masa bayi
(0-2 tahun), disebut periode sensori motorik. Pada periode ini perkembangan
kecerdasan bayi sangat cepat.
o Masa
kanak-kanak (3-5 tahun), disebut periode praoperasional. pada periode ini
dorongan keingintahuan anak sangat besar, sehingga banyak orang mengatakan
bahwa anak pad periode ini adalah “masa bertanya”.
o Masa Usia
sekolah (6 – 12 tahun), disebut periode operasional nyata. Pada masa anak
sangat aktif, ditandai dengan perkembangan fisik dan motorik yang baik. Masa
ini juga merupakan “masa tenang” karena proses perkembangan emosional
anak telah mendapat kepuasan maksimal sesuai dengan kemampuannya.
o Masa remaja
(13 – 20 tahun ), disebut periode preoperasional formal. Masa inimerupakan masa
pertentangan (konflik), baik dengan dirinya sendiri maupun dengan orang dewasa.
o Masa dewasa
(>20 tahun ), masa ini ditandai dengan kemampuan individu untuk berdiri
sendiri. Mereka mampu mengendalikan perilaku dengan baik, menempatkan dirinya
sebagai anggota dalam kelompok serta merupakan individu yang bertanggungjawab
(Tim, 2007:9).
Bagaimana Manusia Berusaha Memuaskan
Keingintahuannya
Manusia sebagai makhluk yang
memiliki kelebihan dibandingkan pribumi yang lainnya. Yang
keingintahuannya. diberikan kemampuan umtuk berpikir, sehingga terus
menggali keingintahuannya. Dan hal yang pertama dilakukan manusia untuk
memuaskan keingintahuannya adalah bertanya. Berbagai jenis pertanyaan
dilontarkan manusia, dimulai dengan bagaimana, apa, siapa, mengapa, di mana,
dan kapan. Jika merasa tidak puas dengan jawaban tersebut selain dengan
bertanya, untuk memuaskan keingintahuannya manusia dapat mencari dari berbagai
sumber dan media-media sosial yang ada. Rasa ingin tahu dapat menembus batas
penalaran yang biasa manusia terima dan akan membongkar setiap detail yang
menggerakkan sebuah proses. Semakin manusia mengerti detail, maka akan semakin
mengerti prosesnya.
Mitos
Mitos
atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang ditokohi oleh para dewa
atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (kahyangan) pada
masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita
atau penganutnya. Mitos juga disebut Mitologi, yang kadang diartikan Mitologi
adalah cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan bertalian dengan
terjadinya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat, dan konsep dongeng
suci. Jadi, mitos adalah cerita tentang asal-usul alam semesta, manusia, atau
bangsa yang diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang dalam.
Mitos juga mengisahkan petualangan para dewa, kisah percintaan mereka,
kisah perang mereka dan sebagainya. Beberapa contoh Mitos yang ada di Indonesia
antara lain :
o
Cerita
terjadinya mado-mado atau marga di Nias (Sumatra Utara)
o
Cerita
barong di Bali.
o
Cerita
pemindahan Gunung Suci Mahameru di India oleh para dewa ke Gunung Semeru yang
dianggap suci oleh orang Jawa dan Bali.
o
Cerita Nyai
Roro Kidul (Ratu Laut Selatan)
o
Cerita Joko
Tarub
o
Cerita Dewi
Nawangwulan
Legenda
Legenda (bahasa Latin: legere) adalah cerita prosa
rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang
benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai
"sejarah" kolektif (folk history). Walaupun demikian, karena
tidak tertulis, maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga sering kali jauh berbeda
dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai
bahan untuk merekonstruksi sejarah, maka legenda harus dibersihkan terlebih
dahulu bagian-bagiannya dari yang mengandung sifat-sifat folklor
Menurut Buku Sari Kata Bahasa
Indonesia, Legenda adalah cerita rakyat zaman dahulu yang berkaitan dengan
peristiwa dan asal usul terjadinya suatu tempat. Contohnya: Sangkuriang, Batu
Menangis, dan Legenda Pulau Giliraja.
Cerita
Rakyat
Cerita
rakyat adalah cerita atau kisah yang asal muasalnya bersumber dari masyarakat
serta tumbuh berkembang dalam masyarakat di masa yang lampau. Cerita ini
menjadi ciri khas (tradisi/budaya) pada bangsa (kota/tempat) tersebut, yang
mempunyai kultur budaya dengan keaneka ragaman termasuk didalamnya khasanah
kekayaan budaya serta sejarah pada setiap bangsa (kota/tempat) yang diceritakan.
Biasanya, cerita rakyat bercerita mengenai suatu peristiwa pada suatu tempat
sehingga menjadi legenda asal muasal tempat tersebut. Tokoh yang berperan pada
cerita rakyat biasa berwujud manusia, binatang, maupun para dewa.
Contoh
cerita rakyat yaitu, Putri Lumbung Kapas, Sesentola Dan Burung Garuda, Asal
Mula Ikan Duyung
referensi
:
https://www.academia.edu/16388792/Makalah_Alam_Pemikiran_Manusia
http://dongengceritarakyat.com/pengertian-cerita-rakyat-dan-3-contoh-cerpen-rakyat/
https://id.wikipedia.org/
Ebook
Universitas Gunadarma
https://www.academia.edu/9478673/ILMU_ALAMIAH_DASAR